Meningkatnya Jumlah Server Judi Online di Luar Negeri, Satu Mati Dua Tumbuh

by -40 Views

Jumat, 5 Juli 2024 – 21:42 WIB

Jakarta – Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Karyoto menyebut pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk terus memblokir situs web yang terindikasi judi online. Namun, server judi online di luar negeri masih terus bermunculan.

Baca Juga :


Polisi Diduga Lakukan Pungli ke Sopir Pikap di Tol Halim, Polda Metro Minta Maaf

“Take-down merupakan sebuah keharusan, namun masalahnya server di luar negeri hari ini mati satu tumbuh dua, mati dua tumbuh tiga,” kata dia, Jumat, 5 Juli 2024.

Baca Juga :


Irjen Karyoto Blak-blakan Alasan Berkas Firli Bahuri Belum Rampung

Ia juga menyebut bahwa pihaknya gencar melakukan patroli siber untuk mengidentifikasi situs web terindikasi judi online. Selanjutnya, pihaknya mengajukan usaha untuk memblokir situs web judi online kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI.

“Beberapa waktu yang lalu sudah mengajukan beberapa akun-akun kalau take-down itu domainnya Kominfo. Tentunya dari kami melakukan siber patrol kalo ada aplikasi-aplikasi kita laporkan untuk di take-down dan Mabes Polri juga sama giatnya karena mungkin dari sisi IT Mabes Polri lebih komplit alatnya,” kata dia.

Baca Juga :


Satgas Sudah Serahkan Nama Pegawai Kementerian-Lembaga yang Diduga Terlibat Judi Online

Karyoto juga mengimbau masyarakat agar tidak tergoda dengan praktik judi online. Pihaknya terus berkoordinasi dengan para pemuka agama untuk memberikan arahan kepada masyarakat.

“Tapi yang paling penting saya mengimbau kepada masyarakat ada pak Ustaz, pak Kiai, tokoh-tokoh masyarakat imbau lah berhenti lah, itu merugikan karena betul-betul itu. Saya banyak cerita bahwa judi online itu betul-betul merusak. Stop gambling stop untung-untungan, mari kita fokus pada kehidupan. Artinya kalau orang hidup butuh makan kalau kita harus cari kerja, cari kerja yang baik,” kata dia lagi.

Halaman Selanjutnya