Mulyanto mengklaim Hasil Audit Komprehensif Smelter PT. ITSS

by -44 Views

Jakarta – (VanusNews) Menyusul insiden pelepasan uap panas feronikel yang melukai dua pekerja di industri smelter PT. Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (13/6/2024) Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menagih janji pemerintah untuk mengumumkan hasil audit komprehensif dari smelter perusahaan tersebut.

Mulyanto menilai hasil audit PT. ITSS setelah kecelakaan sebelumnya, yakni ledakan smelter yang mengakibatkan lebih dari 35 orang terluka dan menewaskan 21 orang pekerja, pada Minggu (24/12/2023) menjadi penting untuk menilai kelayakan operasional smelter tersebut.

“Hingga saat ini belum jelas apakah audit komprehensif itu sudah dilakukan atau belum,” kata Mulyanto, Rabu (19/6/2024).

“Pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Selasa (19/3/2024), pemerintah tidak memberikan kejelasan terkait audit komprehensif smelter PT. ITSS tersebut,” lanjut Wakil Ketua F-PKS bidang Industri dan Pembangunan ini.

Oleh karena itu, Mulyanto mendesak pemerintah untuk segera mengumumkan secara terbuka hasil audit komprehensif terhadap industri smelter ini agar publik memahami bahwa smelter tersebut benar-benar layak untuk menjalankan operasi industri dan aman bagi pekerja maupun masyarakat.

Mulyanto menegaskan bahwa pemerintah bertanggung jawab untuk memastikan dan melindungi keamanan serta keselamatan pekerja dan masyarakat dari industri smelter asing ini.

Mulyanto juga mengingatkan pemerintah agar tidak menjadikan warga masyarakat sebagai cobaan dalam uji kelayakan peralatan kerja perusahaan asing.

“Jangan sampai demi pertimbangan politik investasi, keselamatan pekerja dan masyarakat diabaikan,” tegas Anggota Baleg DPR RI ini.

Menurut Mulyanto, Indonesia memang membutuhkan investasi dalam industri smelter nikel ini, namun bukan industri yang berbahaya bagi para pekerja di dalam negeri.

“Yang kita butuhkan adalah investasi berkualitas dengan nilai tambah yang tinggi, sehingga investasi tersebut benar-benar bermanfaat bagi kita semua. Bukan hanya menguntungkan segelintir orang,” tandas Mulyanto. VN-DAN