Gunung Ibu di Pulau Halmahera Meletus, Mengeluarkan Abu Vulkanik Mencapai Ketinggian 800 Meter

by -84 Views


Minggu, 3 Maret 2024 – 07:57 WIB

Maluku UtaraGunung Ibu yang berada di barat laut Pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara, meletus dan melontarkan abu vulkanik setinggi lebih kurang 800 meter dari puncak kawah gunung berapi aktif tersebut.

Baca Juga :


Bandara Minangkabau Ditutup Semantara Imbas Erupsi Gunung Marapi

Petugas Pos Pengamatan Gunung Ibu, Axl Roeroe, mengatakan letusan itu terjadi pagi ini pukul 08.07 WIT dengan kolom abu tebal mengarah ke selatan dan barat daya.

Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 20 milimeter dan durasi 190 detik,” kata Roeroe dalam laporan yang diterima di Jakarta, Minggu.

Baca Juga :


Semeru Muntahkan Kolom Abu Setinggi 900 Meter, Perluasan Awan Panas Berpotensi 17 Km

Gunung Ibu di Halmahera, Maluku Utara erupsi

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat untuk selalu mewaspadai aliran lahar pada sungai-sungai yang berhulu ke puncak Gunung Ibu dan selalu berkoordinasi dengan pos pengamatan gunung api setempat.

Baca Juga :


Status Siaga, Abu vulkanik Membumbung Setinggi 1 Kilometer di Gunung Ili Lewotolok

Gunung Ibu berada pada status level II atau waspada dengan rekomendasi masyarakat di sekitar gunung berapi tersebut agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif.

Gunung Ibu merupakan gunung api bertipe strato volcano yang memiliki ketinggian 1.325 meter di atas permukaan laut terletak di barat laut Pulau Halmahera, Maluku Utara.

Gunung Ibu di Pulau Halmahera, Maluku Utara saat Erupsi.

Puncak gunung merupakan kawah vulkanik. Pusat kawah memiliki lebar 1 kilometer dan kedalaman 400 meter, sedangkan bagian luar memiliki lebar 1,2 kilometer.

Pada tahun 2023, Gunung Ibu menduduki posisi kedua gunung api paling aktif erupsi di Indonesia. Gunung api tersebut mengalami erupsi sebanyak 21.100 kali. (Ant/ANTARA)

Halaman Selanjutnya

Source : BNPN/Magma

Halaman Selanjutnya