Pasar Saham Hijau Usai Prabowo Pidato di Depan Investor di Acara Trimegah

by -38 Views

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak naik setelah calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, menghadiri acara Trimegah mengenai ‘Outlook Politik dan Ekonomi 2024’ pada Rabu (31/1).

Pada acara tersebut, Prabowo menyampaikan paparannya secara rinci di depan para investor mengenai program ekonomi yang direncanakan jika mendapat mandat dari masyarakat. Setelahnya, saham langsung naik 0,27%.

“Alhamdulillah, setelah pidato Pak Prabowo, pasar modal naik 0,27%. Hari ini pasar positif. Mudah-mudahan ini bisa menjadi landasan untuk menuju Indonesia Maju,” ungkap Kepala Ekonom dan Kepala Riset Pendapatan Tetap PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, Fakhrul Fulvian, di Jakarta saat acara berlangsung.

Pada hari itu, IHSG ditutup di zona hijau dengan kenaikan 15,72 poin atau setara dengan 0,22% ke level 7.207,94 pada perdagangan dengan rentang pergerakan antara 7.192–7.2247.

Pada Kamis pagi, IHSG kembali menguat pada pembukaan perdagangan. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka di posisi 7.211 dan naik ke posisi tertinggi 7.223 sesaat setelah pembukaan.

Pada Kamis sore, IHSG ditutup di level 7.201, mengalami penurunan sebesar 6,24 poin atau 0,09% dari perdagangan sebelumnya. Terdapat 219 saham yang menguat, 297 terkoreksi, dan 236 lainnya stagnan.

Dalam pemaparannya di acara Trimegah, Prabowo mengatakan program makan siang dan susu gratis bagi anak-anak sekolah bakal menyerap panen petani lokal. Program tersebut akan menjadi stimulus bagi bergeraknya roda perekonomian lokal, terutama meningkatkan permintaan bahan pangan di pasar domestik, seperti pasokan beras, sayur, buah-buahan, dan susu.

Dengan adanya program makan siang dan susu gratis di setiap provinsi di Indonesia, Prabowo yakin penguatan pasar domestik bakal terjamin di seluruh wilayah, baik di desa, kecamatan, hingga kabupaten.

“Pasar akan terjamin, akan ada pasar yang terpenuhi di setiap desa, setiap kecamatan, kabupaten, dan provinsi,” kata Prabowo.

Oleh karena itu, Prabowo bertekad untuk memaksimalkan swasembada pangan dan energi untuk menciptakan stabilitas ekonomi nasional.

“Kontribusi terbesar seorang pemimpin politik adalah dapat menciptakan ketenangan, karena dengan itu tercipta iklim yang positif. Target pertumbuhan ekonomi minimum 8%,” tegasnya.

Beberapa lembaga survei merilis bahwa elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran sudah mencapai lebih dari 50%. Misalnya, survei SPIN menunjukkan elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 50,9%, hampir dua kali lipat dari kedua lawannya. Elektabilitas pasangan nomor urut 2, Prabowo-Gibran juga mencapai 51,1% dalam survei indEX. Survei LSI Denny JA juga menunjukkan elektabilitas pasangan tersebut mencapai 50,7%.

“Jadi elektabilitas sudah melewati angka ajaib untuk satu putaran, yaitu 50,7 persen,” ujar Peneliti LSI Denny JA Adjie Faraby dalam konferensi pers di Jakarta. (SENOPATI)

Source link