Sempat Disorot Jokowi, Prabowo Juga Buka Suara Soal Anggaran Stunting Rp 10 M yang Kurang Efisien

by -21 Views

Jakarta – Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, juga menyuarakan anggaran stunting di Indonesia yang dianggap kurang efisien. Hal ini sebelumnya pernah dikeluhkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Bahkan sudah berkali-kali Pak Jokowi menemukan kasus yang paling besar. Kasus anggaran stunting beliau periksa satu-satu di daerah, anggaran stunting biayanya kalau nggak salah Rp10 miliar,” kata Prabowo di acara ‘Trimegah Political and Economic Outlook 2024’, Jakarta, Rabu (31/1).
Ia kemudian mengungkapkan bahwa dari total anggaran stunting sebesar Rp10 miliar, sekitar Rp8 miliar digunakan bukan untuk membeli makanan dan susu.
“Rp8 miliar digunakan untuk perjalanan dinas, rapat kerja, simposium. Hanya Rp2 miliar digunakan untuk membeli susu dan telur untuk anak-anak,” kata Prabowo.
Oleh karena itu, dalam salah satu programnya bersama cawapres Gibran Rakabuming Raka, Prabowo mendorong lebih gencarnya program makan siang dan susu gratis bagi anak-anak Indonesia di sekolah agar pencegahan stunting menjadi efisien.
“Jadi salah satu program yang saya canangkan, makan siang gratis untuk semua anak-anak di Indonesia. Jadi, makan siang gratis ini sudah kami hitung. Makan siang gratis ini ternyata langkah strategis,” jelas dia.
Prabowo melanjutkan, program makan siang dan susu gratis sudah dilaksanakan di sekitar 76 negara di dunia, termasuk beberapa negara dengan pendapatan per kapita setengah dari Indonesia, seperti Kamboja, India, dan Malaysia.
“India sudah melaksanakan ini sekitar lima tahun lebih. Kamboja dan Malaysia juga, mereka berani melaksanakan. Menurut saya, ini jawaban untuk stunting, terhadap investasi untuk pertumbuhan,” jelas dia.
Menurut Prabowo, program makan siang dan susu gratis ini bukan hal yang sia-sia, karena juga termasuk dalam cakupan bantuan sosial dan pendidikan.
“Kita bisa lihat (program makan siang dan susu gratis) dapat turun ke semua bidang (sosial dan pendidikan). Sumber daya ada jika kita fokus, jika kita bisa dialokasikan kepada hal yang mendesak,” tambahnya.
Sebelumnya, pada Juni 2023, Jokowi mengatakan, anggaran penanganan stunting seharusnya lebih banyak dialokasikan untuk pembelian telur, susu, ikan, daging, sayuran, dan lainnya.
Sebab, bahan-bahan tersebut langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan untuk rapat atau perjalanan dinas.
“Kapan stuntingnya akan selesai jika cara seperti ini? Semua ini harus diubah. Jika anggarannya 10 miliar, seharusnya 2 miliar untuk lain-lainnya, dan 8 miliar itu untuk langsung telur, ikan, daging, sayur, berikan kepada yang stunting,” ujar Jokowi. (SENOPATI)
Sumber: https://prabowosubianto.com/sempat-disorot-jokowi-prabowo-juga-buka-suara-soal-anggaran-stunting-rp-10-m-yang-kurang-efisien/

Source link